Sabtu, 16 Agustus 2014
status Gunung Merapi dinaikkan menjadi awas
Hari ini, Senin (25/10/2010), status Gunung Merapi dinaikkan menjadi awas. Status ini mengingatkan kejadian pada tahun 2006 silam saat wedus gembel keluar dari kawah gunung tersebut. Diperkirakan letusan Merapi kali ini akan lebih dahsyat dibanding empat tahun lalu.

Pada hari Sabtu (23/10/2010) lalu, gunung yang terletak di perbatasan Jateng-DIY ini terus mengeluarkan asap.

Pada hari Sabtu (23/10/2010) lalu, status salah satu gunung berapi teraktif di dunia ini masih dinyatakan siaga satu.

Warga di sekitar lereng Merapi masih melakukan aktivitasnya, Sabtu (23/10/2010).

Gunung Merapi meluncurkan lava pijar pada Kamis (21/12/2006) sekitar pukul 23.00 WIB. Lava pijar ini tampak dari Dusun Jambu Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman.

Gunung Merapi yang statusnya ditetapkan menjadi awas pada Rabu (14/6/2006) tahun lalu tampak meluncurkan awan panas.

Pasca runtuhnya Gegerboyo, Gunung Merapi mengeluarkan awan panas yang meluncur ke arah selatan. Foto diambil pada Jumat (9/6/2006) silam.

Merapi mengeluarkan letusan cukup keras pukul 05.55 WIB, Senin (12/5/2006) silam. Awan panas pun mengudara dan mengalir sejauh 4 KM.

Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas saat berstatus Awas, Jumat (14/5/2006) silam. Awan panas disertai material gunung itu mampu meluncur kecepatan hebat.
Sumber: http://www.indojunkers.com/index.php/topic,989.0.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar